PENYALURAN BANTUAN SOSIAL NON TUNAI PROGRAM KELUARGAN HARAPAN (PKH) MENTERI SOSIAL RI

 Setiawana,  19-08-2017 15:29:12

  

 

Dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, pemerintahan kabupaten Bengkulu utara menyelengarakan penyaluran bantuan sosial Non tunai program keluargan harapan (PKH), Pada hari kamis 12 Agustus 2017 yang langsung dibuka oleh menteri sosial Khofifah Indar Parawansa dalam rangka melakuakan penuntasan pembayaran program keluarga harapan (PKH) tahap ketiga tahun ini.. Dalam Panyaluran Bantuan sosial ini juga dihadiri oleh para diren yang terkait dengan program bantuan sosial.

Dan Tak hanya itu, khofifah juga memberikan tambahan kuota penerima PKH untuk Kabupaten Bengkulu Utara sebanyak 13.479 untuk tahun 2018. Penambahan tersebut merupakan penambahan terbesar yang diberikan Menteri social se- provinsi Bengkulu. Tahun depan, jumlh penerima PKH di Kabupaten Bengkulu Utara mencapai 21.840.

Khofifah juga menyempatkan berbincang dengan 500 penerima PKH yang hadir di rumah dinas Bupati Mian Sabtu itu. Ia bahkan ikut mendoakan agar anak-anak BU bisa menjadi Menteri sepertinya beberapa tahun mendatang. Ia menuturkan jika banyak program Kementerian Sosial dalam rangka meningkatkan perekonomian dan taraf hidup masyarakat. Ia berharap dengan besarnya jumlah penerima PKH di BU bisa ikut membantu menangani masalah sosial teruutama perekonomian masyarakat.

“Dana ini bisa membantu masyarakat baik itu untuk peningkatan gizi ibu hamil, manula hingga anak dalam usia pendidikan,” ujarnya. Ia juga berharap pemanfaatan PKH di BU bisa menjadi contoh untuk kabupaten lain di BU maupun di Indonesia.

Masyarakat diharapkan menggunakan uang PKH sesuai dengan kebutuhan sehingga tidak dimanfaatkan untuk hal-hal yang diluar kebutuhan keluarga.

“Jangan sampai uang ini dibelanjakan untuk hal yang tidak berkaitan dengan kesejahteraan dan pendidikan. Saya berharap BU menjadi contoh bagi daerah lain,” kata Khofifah.

Bupati Mian menuturkan jika sangat bangga dengan kehadiran Mensos di BU untuk bertemu langsung dengan masyarakat penerima PKH. Mian juga menuturkan banyak hal yang sudah dilakukan pemeriintah dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat.

“Peningkatan sosial dan ekonomi masyarakat menjadi target utama pembangunan dan memang masuk dalam visi misi pembangunan saya. Makanya selama ini semua prograam pembangunan berorientasi pada peningkatan taraf hidup dan sosial masyarakat,” terangn Mian.

Ia memerintahkan seluruh camat untuk turun mengunjungi masyarakat miskin di wilayahnya masing-masing. Mereka diminta memastikan data jumlah kemiskinan yang valid sehingga program bisa langsung terserap untuk masyarakat.

“Data itu sangat penting, kita juga bisa melihat progres pertahunnya pascamenjelankan program dalam APBD. Kemiskinan itu menjadi tanggungjawab kita bersama dan harus kita tuntaskan,” katanya. Ia mentargetkan diakhir masa jabatannya nanti angka kemiskinan akan berada dibawah 10 persen. Saat ini angka kesmikinan BU 14,3 persen di bawah rata-rata kemiskinan Provinsi 17 persen. “Makanya kita harus bekerja keras dan menyiapkan program yang benar-benar mengena ke masyarakat dan dan mengentaskan kemisinan,” pungkas Mian.

Ita Apriati melaporkan Untuk Radio Setiawana “The Real Familly Radio”

 

 

 

Komentar

Counting


LATEST TUNE-IN